4 Tips Ampuh Membuat LinkedIn Profile Makin Kece

4 tips Ampuh Membuat LinkedIn Profile Makin Kece

LinkedIn adalah situs web jaringan sosial yang berorientasi bisnis, terutama digunakan untuk jaringan profesional. Dikutip dari Wikipedia sampai September 2007 situs ini memiliki lebih dari 14 juta pengguna terdaftar, meliputi 150 industri dan lebih dari 400 bidang ekonomi yang diklasifikasi menurut jasanya. Saat ini LinkedIn menjadi salah satu situs web yang dipakai oleh para pencari kerja untuk mempromosikan diri agar mendapat pekerjaan yang diinginkan dan LinkedIn ini juga dipakai oleh perusahaan untuk mendapatkan karyawan sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Untuk Anda para ‘job seeker’ada hal-hal yang harus diperhatikan dalam mempromosikan diri di LinkedIn. Salah satunya dengan membuat LinkedIn profile lebih menarik dan terlihat kece.

Bingung bagaimana cara membuatnya? Yuk simak baik-baik ulasan 6 tips ampuh membuat LinkedIn profile makin kece berikut ini.

Buat headline LinkedIn profile semenarik mungkin

Buat headline LinkedIn profile semenarik mungkin

Jika ingin dilirik oleh banyak Great Recruiter atau Great Headhunter, jangan menuliskan Job Seeker atau Open for New Opportinity pada headline LinkedIn profile Anda, ganti dengan menampilkan hal-hal menarik yang akan membuat recruiter akan melihat profil mu. Anda tidak perlu menyewa creative design kok, Anda hanya perlu mendeskripsikan diri Anda Contohnya saja, professional di bidang Sumber Daya Manusia, pengalaman dalam menangani kasus-kasuh hubungan industrial, Digital Marketing Enthusiast, Social Media Specialist, Content Writer, Fresh Graduate in Mechanical Engineering, dan lain-lain sesuai dengan pengalaman Anda.

Default LinkedIn akan menuliskan nama jabatan dan perusahaan terakhir Anda, misalnya saja Finance Supervisor in PT ACA. Sebenarnya, hal ini cukup oke tetapi jika ingin lebih baik lagi Anda dapat menambahkan dengan kualifikasi lainnya yang Anda miliki misalnya seperti Finance Supervisor in PT ACA, Deep understanding about Indonesian Tax Regulation.

Boleh juga Anda menuliskan quote jika ingin dikenal dengan quote yang Anda gunakan. Akan tetapi jika Anda ingin lebih cepat ditemukan oleh recruiter atau headhunter, alangkah lebih baik jika Anda menuliskan professional qualification Anda. meskipun quotes itu menarik dan dapat memotivasi diri dan orang lain, namun realitanya bukan itu yang ingin dilihat atau dicari oleh para recruiter. Jika Anda menyukai quotes itu akan lebih baik jika di share di LinkedIn post bukan di professional headline.

Foto pada profil harus mencerminkan diri Anda

Foto pada profil harus mencerminkan diri Anda

Selain nama dan professional hedlines, foto Anda juga merupakan hal yang paling pertama muncul pada fitur pencarian kandidat para recruiter di LinkedIn. Oleh sebab itu pastikan yang Anda pasang di profile picture Anda adalah foto diri, bukan foto Anda bersama dengan keluarga atau bersama tim Anda. Pastikan foto yang Anda tampilkan mempresentasikan professional profile Anda. maksudnya adalah perhatikan nature dari pekerjaan Anda saat ini dan pekerjaan yang ingin Anda lamar. Jika Anda adalah professional di bidang pertambangan atau oil dan gas, alangkah lebih baik jika foto profil Anda menggunakan seragam safety lengkap hal ini akan membuat foto Anda menjadi lebih eye catching. Jika Anda creative product manager disebuah perusahaan digital advertising, pakailah foto profil dengan berpakaian smart casual. Tetapi jika Anda berada di industri dan pekerjaan yang lebih serius, foto profile dengan pose dan berpakaian formal biasanya akan lebih dapat diterima. Kuncinya adalah kenali diri, kenali keunikan diri, mengetahui tujuan akhir yang diingan dan pastikan setiap detail dari LinkedIn profile yang ditampilkan akan merepresentasikan hal itu.

Pastikan profil LinkedIn kaya dengan kata kunci

Pastikan profil LinkedIn kaya dengan kata kunci

Recruiter atau headhunter biasanya menggunakan fasilitas search untuk menemukan kandidat di LinkedIn, jadi jika Anda ingin ditemukan oleh mereka, pastikan profil LinkedIn Anda kaya dengan kata kunci (keywords) yang menggambarkan kualifikasi diri Anda. bagian summary dari profil LinkedIn Anda dapat digunakan. Jangan lupa pastikan kata-kata kunci tersebut ter-spelling dengan benar dan tidak typo.

Tuliskan informasi yang jelas pada bagian Experiences

Tuliskan informasi yang jelas pada bagian Experiences

Tuliskan informasi yang jelas pada bagian experiences. Tulislah sejelas mungkin mengenai nama jabatan, nama perusahaan dan industri (perusahaan bergerak dibidang apa). Hindari menulis hanya nama bagian tanpa jabatan, misalnya: HRD Departement Bagian IT atau hanya jabatan tanpa nama bagian. Hindari juga menggunakan singkatan, apalagi singkatan yang tidak umum. Dari pada Anda menulis F&A Manager akan lebih baik jika Anda menulis Finance and Accounting Manager. Menggunakan istilah yang lebih umum akan membuat Anda lebih sering muncul di hasil pencarian.

Sebelum pemilu dan setelah pemilu saat ini banyak sekali yang membicarakan politik di timeline LinkedIn, apakah itu diperbolehkan? Jawabannya adalah boleh. Dalam UUD 1945 pasal 28 yang berbunyi “Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.”

Membicarakan politik itu tidak salah, yang salah itu Hoax, fitnah, ujaran kebencian dan penyebarannya. Dan satu lagi yaitu fanatisme yang berlebihan terhadap idola politiknya, sampai tidak menggunakan hati nurani dan logika. Mengeluarkan pendapat terkait politik itu sendiri bukan suatu yang salah. Jangan sampai kita salah kaprah: menganggap semua politik itu jahat, menganggap semua politik itu kotor, menganggap semua politik itu menghalalkan segala cara. Kita tidak boleh anti politik, hal itu akan membuat kita buta akan politik. Kalau alasan tidak bolehnya membicarakan politik karena LinkedIn adalah ruang temu para profesional, maka berdiskusilah sebagai seorang profesional. Jangan debat kusir, jangan bicara tanpa data. Berpolitiklah secara profesional dan semoga bermanfaat.

 

Bagikan untuk teman: