Apa Itu Programmatic Advertising Channel?

Programmatic Advertising

Banyak digital marketer saat ini yang sering mendengar atau mengetahui prihal keberadaan Programmatic. Banyak juga marketer yang sering mendengar tentang Omnichannel marketing. Namun ada juga yang belum yang mengetahui apa itu Programmatic Advertising Channel. Di sini kami akan mencoba menjelaskan pengertiannya dengan lebih mendalam walaupun tidak secara mendetail.

Pengertian Programmatic Advertising

Programmatic Advertising Channel

Sebelum adanya Programmatic Advertising Channel, banyak digital marketer yang frustasi mencoba untuk mencapai target pemirsa mereka, mencoba mengukur ROI (pengembalian investasi) dan mencoba melakukan spesifik segmentasi iklan untuk mendapatkan tingkat konversi tertinggi. Sehingga banyak digital marketer mencoba mencari metode pemasaran lain yang data-driven, lebih hemat biaya, 100% dapat dikontrol, pengaturan secara otomatis dan pengoptimalan secara real-time. Hal-hal inilah yang dapat dilakukan dan di tawarkan oleh Programmatic.

Programmatic telah berkembang dan terus mengambil alih dunia digital marketing, karena sebagian besar didorong oleh marketer yang tertarik dengan keuntungan memakai Programmatic, seperti kemampuan untuk menargetkan audiens yang terukur. Programmatic dikenal fungsinya untuk menemukan channel marketing yang mampu mengumpulkan informasi tentang konsumen/audiens, kemudian melakukan segmentasi audiens dan membuat marketer dapat memasang iklan khusus untuk kumpulan audiens yang telah tersegmentasi tersebut.

Poin penting mengapa banyak marketer memilih Programmatic dikarenakan “Data Driven”. Programmatic dirancang untuk menaikkan tingkat pembelian konsumen dengan data-driven, data-driven marketing adalah strategi untuk menggunakan informasi konsumen secara optimal dan menggunakannya untuk tujuan media buying dan penyampaian isi pesan periklanan (baik isi text, desain image, video) yang optimal dan tepat sasaran dikarenakan Programmatic. Ini adalah salah satu perubahan paling signifikan yang saat ini terjadi di dunia digital marketing.

Tentunya dalam Programmatic data menjadi bahan utama kesuksesan. Dalam kasus Programmatic untuk tujuan branding, peran data dimulai dengan menyatukan data konsumen dengan data semua perangkat milik mereka, hal tersebutlah yang menjadi landasan dalam implementasi one-on-one marketing.

Manfaat Data Driven Marketing

Data-Driven-Marketing

Media Buying Lebih Efektif

Data-driven marketing merupakan faktor utama didalam Programmatic Advertising. Dengan memanfaatkan algoritma dan machine learning, para digital agensi dan para marketer menghapus banyak dugaan yang tidak data-driven saat melakukan media planning dan media buying.

Targeting Konsumen Tepat Sasaran

Isi pesan marketing yang ingin disampaikan oleh marketer dan biaya pengeluaran iklan dioptimalkan untuk ditampilkan hanya pada target audiens yang sesuai.

Pesan Marketing Relevant Pada Audiens

Sekarang sudah bukan jamannya Generic lagi yang satu pesan untuk semua audiens. Masih banyak perusahaan yang mengimplementasikan strategi marketing seperti itu, namun banyak juga perusahaan yang menganggap pesan iklan harus lebih terperinci dan cukup relevan untuk disesuaikan dengan tiap konsumen.

Programmatic Advertising memiliki potensi untuk membuat digital marketing menjadi lebih efektif, sebagian digital marketer percaya bahwa peningkatan efisiensi kampanye iklan merupakan keuntungan utama yang Programmatic dapat tawarkan, namun sebagian marketer lainnya menganggap kemampuan Programmatic untuk mengoptimalkan dan dapat targeting audiens yang terperinci secara real time adalah manfaat utama Programmatic Advertising.

Artikel ini pertama kali di terbitkan oleh Wisnu Rahardjo pemilik dari Tessera Consultant.

Bagikan untuk teman: